Kamis, 07 Juli 2016

Anatomi Fisiologi Akupuntur

LKP ELPIKHI BINA HUSADA


Neuralgia post Herpetikum


Neuralgia post Herpetikum
Adalah nyeri yang menetap satu bulan setelah omset ruam herpes zoster. ( Dworkin 1994 )
Hal ini terjadi oleh karena terjadi perubahan fungsi saraf sensorik
pada area yang terkena.
Terjadi kerusakan saraf tepi dan perubahan sistim signal saraf. Aktivasi saraf yang berlebihan, dan vasokontriksi .
Setelah itu terjadi pelepasan impuls saraf tepi yang berlebihan , juga terjadi respon berlebih terhadap rangsangan.
Hal ini akan mengakibatk rasa nyeri dengan derajat cukup tinggi.
Seperti kita ketahui....nyeri adalah pengalaman sensorik dan emosional yang tidak menyenangkan oleh karena gangguan fisiologis atau potensial.
Jadi pada kasus ini ada gangguan emosional dan sensorik.
Peran akupunktur
1. Menghilangkan nyerinya
    Melalui regulasi sensorik dan emosinya
2. Memperbaiki fisiologi kulit dan saraf tepinya
Cara :
1. Titik lokal atau ase point
     Efek vasodilatasi, growth promoting faktor...
      Kesembuhan dan endorphin perifer....sebagai anti 
      inflamasi.
      Karena nyerinya masih ekses....gunakan metode 
       Sedasi.
2. Titik shu bel sesuai dengan dermatom dan miotom
 Yang terkena....pada kasus ini masuk segmental dermatom miotom thorak 9-10.
 
 Ambil titik akp tempat keluarnya saraf spinal di Tharok 9-10. Gunakan metode frekwensi rendah  2 hz selama 15 menit.
3. Titik general yang berefek merangsang pelepasan beta endorphin di hipothalamus dan hipohyse dg metode frekwensi rendah...2 hz ( li4, Sp6, st36, pc6 dan gv 20 ).…..pilih .
4. Titik yang merangsang hormon pertumbuhan...
     Yaitu perangsangan melalui organ limfa dan Lambung
5. Titik yang berefek regulasi emosi atau penenang.
Semoga bermanfaat.

Sumber : dr. Tri widiatmoko
www.lkpelpikhi.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar